Sleman- 6 April 2026 bertempat di Op Room Dinas PMK Kabupaten Sleman Tenaga Pendamping Profesional/Pendamping Desa mendapatkan Bimbingan Teknis/ peningkatan kapasitas mengenai Pemeringkatan Bumdes dan Pembuatan Blog sebagai sarana TPP mengakualisasi diri dalam kegiatan pendampingan di lapangan. Bimtek dibuka oleh Bapak Nana Sujarwit selaku wakil dari Dinas PMK Kabupaten Sleman dilanjutkan pemaparan materi oleh Bapak Agung Margandhi TAPM Kabupaten Sleman dilanjutkan Bapak Murtodho selaku Korprov Tenaga Pendamping Profesional DIY.
Bimtek Pemeringkatan BUMKal/BUMKalma sangat penting sehingga bisa dijadikan sebagai instrumen evaluasi kinerja, akuntabilitas dan pemetaan kematangan (Perintis, Pemula, Berkembang dan Maju) berdasarkan Regulasi, Pemeringkatan ini mendorong peningkatan tata kelola profesional, mempermudah pembinaan berbasis data, serta memacu transparansi laporan keuangan dan kemanfaatan sosial-ekonomi bagi kalurahan.
Manfaat dan Pentingnya Pemeringkatan BUMDes
Evaluasi Kinerja Mandiri:Membantu pengurus BUMDes memahami posisi dan perbaikan yang diperlukan berdasarkan 7 aspek utama (Kelembagaan, Manajemen, Usaha, Kemitraan,Aset, Administrasi, dan Kemanfaatan).
Dasar Pembinaan yang Tepat Sasaran: Pemerintah dapat menetapkan langkah pembinaan atau stimulus yang sesuai kebutuhan, terutama bagi BUMDes yang masih dalam kategori perintis atau pemula.
Peningkat Profesionalisme & Transparansi: Mendorong BUMDes untuk mengelola unit usaha, administrasi, dan pelaporan keuangan secara transparan dan akuntabel.
Acuan Kemitraan:BUMDes dengan peringkat yang baik (seperti kategori Maju) memudahkan dalam menjalin kemitraan, akses permodalan, dan kerjasama bisnis.
Penggerak Ekonomi Desa: Memastikan BUMDes memberikan kontribusi riil terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
Pemeringkatan ini umumnya didasarkan pada peraturan yang berlaku, seperti Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2021 serta formulasi pada Kepmendesa PDTT 145/2022.
Setelah Bimtek dilakukan diharapkan TPP segera menindaklanjuti dengan melakukan pendampingan ke BumKal dan Bumkalma dengan menyesuaikan ketugasan antara PD dan PLD sehingga diharapkan dalam kurun waktu seminggu ke depan Pemeringkatan BumKal akan segera dapat diselesaikan.
yang melakukan penekananan kepada seluruh TPP untuk lebih memperhatikan dalam kegiatan bermedia sosial serta usaha untuk memberikan kegiatan edukatif bagi TPP dalam pengembangan diri yang diharapkan dapat menunjang kegiatan pendampingan di kalurahan. Kegiatan menulis lewat blog memiliki peran yang sangat penting bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP), tidak hanya sebagai dokumentasi kinerja tetapi juga sebagai alat pemberdayaan dan pengembangan diri. Berikut adalah beberapa poin pentingnya kegiatan menulis blog bagi Tenaga Pendamping Desa berdasarkan:
Media Dokumentasi dan Publikasi Kreatif: Blog menjadi wadah untuk mempublikasikan kisah sukses (success stories), potensi desa, serta kegiatan pendampingan secara luas, yang pada akhirnya membantu mempromosikan desa.
Sarana Literasi Digital dan Pengabdian: Menulis blog adalah bentuk pengabdian masyarakat yang mudah dilakukan, sekaligus meningkatkan literasi digital baik bagi pendamping maupun masyarakat desa.
Alat Refleksi dan Inovasi: Menulis memungkinkan pendamping untuk merenungkan pengalaman lapangan, memecahkan masalah secara obsesif melalui tulisan, dan melahirkan inovasi baru dalam pemberdayaan masyarakat.
Membangun Personal Branding dan Kredibilitas: Blog membantu pendamping membangun citra diri sebagai tenaga ahli yang kompeten, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pendampingan.
Penyebaran Informasi dan Edukasi: Blog berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi yang efektif untuk menjangkau khalayak luas, serta mendokumentasikan kegiatan untuk laporan pengelolaan data dan informasi.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi: Kegiatan ini memacu pendamping untuk lebih aktif membaca dan terampil dalam mengomunikasikan ide serta gagasan pembangunan desa secara tertulis.
Melalui tulisan di blog, Tenaga Pendamping Desa dapat menciptakan dampak yang lebih besar, tidak hanya di lokasi pendampingan, tetapi juga menginspirasi pihak luar untuk peduli pada pembangunan desa.

