Rabu, 24 Juni 2026

Menguatkan Peran Kader: Peningkatan Kapasitas KPM dalam Menekan Angka Stunting di Kapanewon Tempel




Kapanewon Tempel, 25 Juni 2026

Dalam upaya berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan bebas *stunting*, Pemerintah Kapanewon Tempel hari ini menggelar kegiatan "Peningkatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM)". Acara yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 Kantor Kapanewon Tempel ini menjadi momentum penting bagi para kader untuk memperkuat komitmen dan keterampilan teknis mereka di lapangan.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Tempel, Bpk. Aris Wibawa, S.Ant Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peran KPM adalah ujung tombak dalam pendataan dan pencegahan *stunting* di tingkat kalurahan. Sinergi antara pemerintah kapanewon dan para kader di lapangan menjadi kunci utama dalam memantau pertumbuhan anak-anak kita agar mendapatkan intervensi yang tepat dan cepat.

Digitalisasi Data: Menguasai Aplikasi eHDW

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah pendalaman materi mengenai aplikasi eHDW (e-human Development Worker). Aplikasi ini merupakan instrumen digital yang sangat krusial dalam mencatat, memantau, dan melaporkan perkembangan layanan konvergensi pencegahan *stunting* di tingkat desa.

Hadir sebagai narasumber, Bpk. Sigit Praptono, ST, selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Sleman yang juga menjabat sebagai *Person In Charge* (PIC) Penanganan Stunting di Kabupaten Sleman, memberikan arahan teknis yang komprehensif.

Dalam paparannya, Bpk. Sigit menjelaskan dua fokus utama:

 1. Cara Baca Data yang Presisi: Para KPM diajak untuk lebih teliti dalam membaca notifikasi dan data *dashboard* di aplikasi eHDW. Pemahaman yang benar terhadap data ini memungkinkan kader untuk mengetahui secara akurat keluarga mana yang memerlukan intervensi segera.

 2. Analisis Capaian Progres: Diskusi berlangsung interaktif mengenai progres pemantauan di aplikasi. Bpk. Sigit mengulas kendala-kendala yang sering dihadapi kader saat penginputan data dan bagaimana menerjemahkan capaian progres tersebut menjadi langkah nyata di masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan

Seluruh KPM yang hadir tampak antusias dalam mengikuti setiap sesi. Dengan penguasaan aplikasi eHDW yang lebih baik, diharapkan kualitas data yang dihasilkan akan semakin akurat. Data yang berkualitas adalah fondasi utama bagi pemerintah desa dan kapanewon dalam mengambil kebijakan terkait program prioritas penanganan *stunting*.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dedikasi KPM di Kapanewon Tempel tidak hanya sebatas pendataan, tetapi merupakan upaya nyata dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya. Semoga dengan bekal kapasitas yang meningkat hari ini, langkah para kader dalam mendampingi masyarakat akan semakin mantap dan berdampak positif bagi wilayah kita tercinta.

Semangat untuk seluruh KPM Kapanewon Tempel...! Mari terus berkarya untuk keluarga Indonesia yang lebih sehat.

 " KPM, Stunting, Kapanewon Tempel, eHDW, Pemberdayaan Masyarakat."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menjemput Nahkoda Kedaulatan Air di Bumi Sembada: Catatan Dinamika FGD Kerjasama Kalurahan Kabupaten Sleman

Pagi di Sambirejo: Ketika Seruan Air Menggema dari Tebing Prambanan Angin pagi bertiup perlahan merayapi perbukitan Tebing Breksi, membawa k...